You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lurah dan Camat Diminta Data Saluran Air
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Lurah dan Camat Diminta Data Saluran Air

Camat dan lurah diminta untuk turun langsung mendata seluruh saluran air yang ada di wilayahnya. Hal ini sebagai antisipasi banjir dampak dari La Nina yang curah hujannya lebih tinggi.

Diharapkan data yang ada ini bisa digunakan untuk penanganan saluran dapat meminimalisir bencana banjir yang terjadi

Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DKI Jakarta, Premi Lasari mengatakan, telah meminta kepada lurah dan camat untuk mendata saluran yang ada di wilayahnya masing-masing. Sehingga bisa diketahui kondisi saluran.

"Camat dan lurah harus turun langsung untuk melihat kondisi saluran di wilayahnya. Ini dalam rangka menghadapi badai La Nina," kata Premi, saat rapat pimpinan (Rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/7).

DKI Antisipasi Dampak La Nina

Dia mengatakan, setelah dilakukan pendataan, maka harus ada pemetaan kondisi saluran. Pendataan dilakukan bersama dengan Dinas dan Suku Dinas Tata Air. "Saat ini sudah memasuki tahap perencanaan, dalam rangka memanfaatkan data tersebut secara optimal," ujarnya.

Setelah dilakukan pendataan dan pemetaan, maka satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait akan melakukan perbaikan. Dengan menggunakan skala prioritas mulai dari tertinggi hingga terendah.

"Diharapkan data yang ada ini bisa digunakan untuk penanganan saluran dapat meminimalisir bencana banjir yang terjadi," ucapnya.

Premi menuturkan setelah dilakukan perbaikan, camat dan lurah diminta untuk terus memonitor dan melakukan perawatan bersama dengan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Camat dan Lurah akan melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan dilakukan bersama dengan PPSU," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11004 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1330 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1252 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1248 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye971 personBudhi Firmansyah Surapati